Leão Pertimbangkan Masa Depan di AC Milan Setelah Kedatangan Amorim
Baru saja mencetak gol dalam kemenangan telak 5-0 Portugal atas Uzbekistan di Houston Stadium, Rafael Leão memberikan pernyataan mengejutkan terkait masa depannya di AC Milan.
Pemain sayap berusia 27 tahun itu, yang sebelumnya dikabarkan hampir pasti akan hengkang dari San Siro musim panas ini, mengakui bahwa penunjukan Ruben Amorim sebagai pelatih baru Rossoneri telah memaksanya untuk mempertimbangkan kembali rencananya.
Leão menyumbang gol penutup dalam kemenangan Portugal pada Rabu (245), masuk dari bangku cadangan dan melepaskan penyelesaian tajam yang bersarang di sudut atas gawang pada menit-menit akhir. Namun, komentarnya usai laga setelah pertandinganlah yang kini menjadi sorotan utama di Milan.
Pengaruh Amorim
Hubungan Leão dengan Milan sempat dikabarkan retak menyusul musim 2025-26 yang sulit di bawah asuhan Massimiliano Allegri, di mana klub gagal lolos ke Liga Champions. Rumor kepindahan semakin menguat setelah sang pemain hanya mencatatkan 13 kontribusi gol sepanjang musim.
Baca juga: AC Milan Resmi Tunjuk Rúben Amorim Sebagai Pelatih Kepala Baru
Namun, langkah cepat Milan untuk menunjuk mantan pelatih Manchester United dan Sporting CP, Ruben Amorim, sebagai suksesor Allegri tampaknya telah mengubah situasi secara total.
"Saat ini, saya harus tetap fokus pada Piala Dunia," ujar Leão. "Yang saya tahu, dia adalah pelatih yang sangat bagus. Dia sukses di Portugal, meskipun hasilnya di Manchester United tidak sesuai harapan, dia tetap pelatih yang hebat."
Ketika ditanya secara langsung apakah proyek taktis Amorim dapat meyakinkannya untuk membatalkan rencananya dan tetap bertahan di Serie A, Leão tidak memberikan jawaban pasti, namun membuka peluang lebar.
"Saya akan mengambil keputusan setelah Piala Dunia."
Musim Panas yang Krusial
Meskipun nilai pasarnya sempat menurun akibat performa domestik yang kurang memuaskan, Leão tetap menjadi salah satu kekuatan penyerang paling ditakuti di Liga Italia.
Baca juga: Milan Resmi Pecat Allegri usai Gagal Tembus Liga Champions
Sejak tiba dari Lille tujuh tahun lalu, Leão telah terlibat dalam 145 gol di semua kompetisi untuk Milan.
Bagi manajemen Milan, pujian terbuka Leão terhadap Amorim memberikan secercah harapan besar. Mempertahankan talenta andalan mereka akan memberi sang juru taktik asal Portugal itu fondasi sempurna untuk membangun kembali skuad penantang gelar juara.
Untuk saat ini, para Milanisti harus bersabar. Dengan timnas Portugal yang mulai menemukan ritme permainannya di Amerika Utara, fokus Leão tetap tertuju pada turnamen internasional, namun bayang-bayang era baru di San Siro jelas mulai memengaruhi pikirannya.