Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, resmi mengonfirmasi bahwa Neymar Jr telah pulih total dan tersedia untuk laga pamungkas Grup C Piala Dunia 2026 melawan Skotlandia di Stadion Miami. Kendati demikian, juru taktik kawakan asal Italia tersebut menolak memberikan kepastian apakah sang penyerang veteran akan langsung diturunkan sejak menit awal atau tidak. 

Ancelotti memilih menyimpan rapat-rapat rencana taktisnya, memicu spekulasi apakah kembalinya pemilik nomor 10 ini hanya bagian dari permainan psikologis atau murni kehati-hatian strategi.

Lampu Hijau Neymar

Neymar terpaksa melewatkan dua laga pembuka Seleção melawan Maroko dan Haiti akibat cedera betis yang dideritanya. Absennya sang bintang sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan publik Brasil, mengingat turnamen di Amerika Utara ini diproyeksikan sebagai turnamen terakhir bagi pemain berusia 34 tahun tersebut di panggung dunia. 

Namun, setelah menjalani pemulihan intensif secara individual, Neymar akhirnya kembali bergabung dalam sesi latihan penuh bersama skuad utama pekan ini.

Dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Ancelotti menegaskan bahwa secara medis, Neymar berada dalam kondisi prima untuk merumput.

Baca juga: Ancelotti Tuntut Kesabaran Soal Endrick Jelang Laga Brasil Kontra Haiti

"Neymar siap bermain," kata Ancelotti. "Dia berlatih minggu ini dan bisa bermain dalam pertandingan. Kami sangat senang dia kembali karena, jelas, dengan kualitasnya, dia dapat membantu tim.”

Meski melayangkan pujian setinggi langit, Ancelotti tetap bergeming saat ditanya mengenai jaminan posisi starter. Hal ini cukup beralasan mengingat lini depan Brasil tampil sangat cair saat menggilas Haiti 3-0, di mana Matheus Cunha tampil cemerlang dengan torehan dua gol. Ditambah lagi, absennya Raphinha akibat cedera hamstring memaksa Ancelotti memikirkan ulang kombinasi lini serangnya tanpa merusak ritme tim yang sudah terbentuk.

"Saya benar-benar mengenalnya dengan baik. Dia telah berlatih dengan sangat serius, berusaha pulih secepat mungkin,” lanjut Ancelotti.

"Saya sangat senang dengannya. Bahkan jika dia tidak bermain, dia membawa pengalaman, dia membawa pengetahuan tentang permainan, dia membantu para pemain muda. Dia melakukannya dengan sangat baik."

Ketika ditanya berapa lama Neymar bisa bermain dalam pertandingan tersebut, Ancelotti mengatakan sembari bercanda, "Dia bisa bermain 90 menit -- sambil berjalan. Tidak, dia baik-baik saja, dia bekerja dengan sangat baik, dia berlatih dengan sangat baik."

Misteri Taktik Melawan Pasukan "Petarung"

Keengganan Ancelotti membongkar status Neymar disinyalir sebagai langkah antisipasi untuk menghadapi Skotlandia. Mantan pelatih Real Madrid tersebut sangat sadar bahwa pasukan Tartan Army yang dipimpin oleh Scott McTominay dan John McGinn adalah unit tangguh yang terkenal pantang menyerah. 

Bagi Skotlandia, hasil imbang di Miami bisa membawa mereka lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah, sehingga mereka dipastikan akan bermain dengan organisasi pertahanan yang sangat rapat.  

Baca juga: Neymar Kembali Berlatih Bersama Brasil Menjelang Laga Kontra Haiti

Ancelotti menegaskan bahwa fokus utama Brasil adalah memenangkan pertandingan dan mengamankan posisi juara grup. Dengan menyembunyikan status bermain Neymar, struktur taktik Brasil menjadi sulit ditebak oleh pelatih Skotlandia, Steve Clarke. Apakah Neymar akan diplot sebagai gelandang serang tengah di belakang Cunha, atau justru menjadi senjata rahasia dari bangku cadangan? Semua opsi tersebut kini berada penuh di tangan Ancelotti.

Keputusan Ancelotti untuk menolak membeberkan peran Neymar adalah langkah cerdas seorang pelatih sarat pengalaman di turnamen besar. Memasukkan Neymar langsung sebagai starter setelah absen lama berisiko merusak keseimbangan permainan cepat yang ditunjukkan Vinicius Jr dan kolega di laga sebelumnya. 

Kemungkinan besar, Neymar akan memulai laga dari bangku cadangan. Menurunkan sang megabintang pada 30 menit terakhir, saat pertahanan ketat Skotlandia mulai kelelahan akibat cuaca panas Florida, bisa menjadi skenario paling mematikan bagi Brasil untuk mengunci kemenangan di Miami.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!