Gol Tunggal Budimir Jaga Asa Kroasia usai Menang 1-0, Panama Tersingkir
Kroasia berhasil menjaga peluang mereka di Piala Dunia 2026 tetap hidup setelah memetik kemenangan tipis 1-0 atas Panama di Toronto Stadium. Gol tunggal penyerang pengganti Ante Budimir di awal babak kedua menjadi pembeda dalam laga sengit Grup L ini.
Hasil ini sekaligus memastikan Panama menjadi tim pertama dari grup ini yang harus angkat koper lebih awal setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Perjudian Taktis Dalić Berbuah Manis
Kroasia memasuki pertandingan dengan tekanan besar setelah kalah 4-2 dari Inggris di laga pembuka. Di babak pertama, skuad asuhan Zlatko Dalić tampil kurang meyakinkan; mereka mendominasi penguasaan bola hingga 63%, tetapi kesulitan membongkar pertahanan berlapis Panama. Kroasia hanya melepaskan dua tembakan dan tidak ada yang tepat sasaran.
Babak pertama pun berakhir tanpa gol, bahkan kiper Dominik Livaković harus berjibaku menyelamatkan gawangnya dari sundulan tajam José Luis Rodríguez.
Baca juga: Kane dan Bellingham Bawa Inggris Bekuk Kroasia 4-2
Sadar timnya butuh penyegaran di lini depan, Dalić melakukan keputusan berani di jeda antarbabak dengan menarik keluar Joško Gvardiol dan Petar Musa untuk memasukkan Andrej Kramarić serta Ante Budimir.
Keputusan ini terbukti jenius. Pada menit ke-54, berawal dari kerja sama Marco Pašalić di sisi kanan, Josip Stanišić melepaskan umpan silang matang ke tiang jauh yang langsung disambar oleh Budimir ke gawang yang kosong.
Kemenangan ini juga menjadi kado indah bagi sang jenderal lapangan tengah, Luka Modrić, yang merayakan penampilannya yang ke-200 bersama tim nasional dengan torehan tiga poin penting.
Perlawanan Gigih yang Berakhir Tragis
Bagi Panama, kekalahan ini terasa sangat kejam mengingat mereka memberikan perlawanan yang luar biasa sepanjang 90 menit. Tanpa diperkuat bintang mereka, Adalberto Carrasquilla yang cedera, Los Canaleros menerapkan taktik serangan balik cepat yang merepotkan lini belakang Kroasia.
Di babak pertama, kerja sama apik Michael Amir Murillo dan José Luis Rodríguez hampir saja membawa wakil CONCACAF ini unggul lebih dulu jika bukan karena kegemilangan Livaković.
Setelah tertinggal oleh gol Budimir, tim asuhan Thomas Christiansen tidak menyerah dan terus menggempur pertahanan Kroasia. Peluang emas untuk menyamakan kedudukan tercipta pada menit ke-68 melalui sundulan keras Carlos Harvey memanfaatkan situasi sepak pojok.
Baca juga: Ghana Taklukkan Panama 1-0 Lewat Gol Dramatis Menit Akhir
Namun, Livaković kembali menjadi mimpi buruk bagi Panama dengan melakukan penyelamatan akrobatik menggunakan ujung jarinya untuk menepis bola di atas mistar gawang. Hingga peluit panjang berbunyi, usaha keras Panama gagal membuahkan gol penyeimbang, memaksa mereka menyudahi petualangan di Amerika Utara dengan kepala tegak namun tanpa poin.
Kroasia Jaga Asa, Panama Kandas di Piala Dunia
Kemenangan tipis ini menjadi pembuktian mental baja Kroasia sebagai spesialis turnamen besar. Meski belum menunjukkan performa terbaiknya seperti saat menjadi finalis 2018, tiga poin ini menempatkan Kroasia di peringkat ketiga Grup L, tepat di bawah Inggris dan Ghana yang bermain imbang 0-0.
Di laga pamungkas hari nanti, Kroasia akan melakoni laga hidup-mati melawan Ghana di Philadelphia untuk memperebutkan tiket otomatis ke babak 32 besar, sementara Panama akan bermain demi harga diri melawan Inggris di East Rutherford.