Skandal Wasit Italia: Marotta Tegaskan Inter Milan Tak Terlibat
Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, akhirnya angkat bicara mengenai badai hukum yang sedang mengguncang sepak bola Italia. Di tengah hiruk-pikuk investigasi terhadap penunjuk wasit Gianluca Rocchi, Marotta menegaskan bahwa pihak klub merasa "terpukul" namanya ikut terseret ke dalam pusaran spekulasi publik.
Berbicara menjelang laga Inter melawan Torino di Stadio Olimpico Grande Torino, Marotta menepis tuduhan yang mendominasi halaman depan surat kabar selama 48 jam terakhir. Penyelidikan yang dipimpin oleh Kantor Kejaksaan Umum Milan ini kabarnya berfokus pada klaim adanya penugasan wasit yang "diatur" selama musim 2024-25, khususnya pada pertandingan yang melibatkan Inter.
"Kami mengetahui segalanya dari media, jadi kami sangat terkejut dengan pernyataan-pernyataan tersebut," ujar Marotta kepada Sky Sport Italia. "Sebagai permulaan, kami tidak memiliki wasit yang kami favoritkan atau kami benci. Kami yakin bahwa kami telah bertindak sepenuhnya dengan adil, dan hal ini seharusnya menenangkan semua orang."
Kasus Rocchi Kian Memanas
Skandal ini meledak menyusul penangguhan diri secara mendadak oleh Gianluca Rocchi dan supervisor VAR, Andrea Gervasoni.
Para penyelidik sedang meneliti beberapa pertandingan profil tinggi, termasuk laga Bologna-Inter musim lalu dan semifinal Coppa Italia melawan AC Milan.
Baca juga: Skandal Sepak Bola Italia: Wasit Dituduh Curang, Inter Milan Terseret
Laporan menunjukkan bahwa jaksa sedang menyelidiki sebuah pertemuan "rahasia" yang diduga diadakan di San Siro untuk membahas penunjukan perangkat pertandingan.
Namun, Marotta dengan cepat membantah adanya kesepakatan gelap tersebut.
“Saya terkejut karena saya tidak ingat hal seperti itu. Seperti yang saya katakan, kami mengetahui semua ini dari media, jadi saya pikir saya sudah sangat jelas mengenai hal ini,” tambah Marotta.
“Kami ingin meyakinkan para penggemar Inter, kami di sini untuk bermain melawan Torino, untuk membawa pulang Scudetto yang pantas kami dapatkan, dan saya ulangi, kami bertindak dengan sangat adil.”
Membalikkan Narasi
Dalam manuver khasnya, sang Presiden mengalihkan sorotan kembali pada tantangan yang dihadapi Inter di lapangan musim lalu.
Baca juga: Torino 2-2 Inter: Pesta Scudetto Tertunda meski Nerazzurri Sempat Unggul Dua Gol
Ia mengutip insiden penalti yang tidak diberikan dalam laga Inter-Roma sebagai bukti bahwa narasi Inter sebagai anak emas wasit tidak memiliki dasar yang kuat.
“Musim lalu, bukan untuk mengeluh tetapi sebagai fakta objektif, ada beberapa keputusan wasit yang merugikan kami dan para wasit setuju bahwa itu adalah kesalahan, misalnya penalti yang tidak diberikan dalam pertandingan Inter-Roma,” tegasnya.
Fokus pada Target Domestik
Meskipun ada kebisingan hukum di luar lapangan, suasana di kamp Nerazzurri tetap menantang. Dengan klub yang semakin dekat untuk mengamankan Scudetto ke-21 dan final Coppa Italia melawan Lazio yang sudah di depan mata, Marotta bertekad untuk tidak membiarkan penyelidikan ini merusak kampanye bersejarah mereka.
Baca juga: Scudetto Tertunda, Chivu Sesalkan Inter Ditahan Imbang Torino
“Jadi saya harus mengatakan bahwa kami di sini fokus pada pertandingan ini, musim ini, Scudetto yang ingin kami bawa pulang. Kami yakin bahwa Inter tidak terlibat dalam situasi ini dan tidak akan terlibat di masa depan,” ucapnya.
Meskipun tim hukum Inter menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi mengenai penyelidikan tersebut, bayang-bayang "Calciopoli" kembali menghantui semenanjung Italia. Untuk saat ini, sang pemuncak klasemen harus menjaga keseimbangan antara dominasi di lapangan dan kekacauan institusional di baliknya.