Jalani Musim Buruk, Sarri Pertanyakan Masa Depannya di Lazio
Maurizio Sarri melontarkan keraguan serius terkait masa depannya di Lazio setelah kekalahan tipis 1-0 dari Fiorentina pada Selasa (14/4). Sang pelatih menyebut kekalahan tersebut sangat kejam mengingat pasukannya mendominasi jalannya laga, namun ia justru lebih banyak berbicara tentang ketidakpastian rencana klub di masa depan.
Gol tunggal Robin Gosens pada menit ke-28 memastikan poin penuh bagi tuan rumah, sekaligus menghentikan tren positif Lazio yang sebelumnya tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Dominasi Tanpa Hasil
Lazio sebenarnya tampil menyerang sejak awal di Stadio Artemio Franchi. Peluang emas dari Mattia Zaccagni dan Matteo Cancellieri hampir saja membawa tim tamu unggul jika bukan karena kegemilangan David De Gea.
Baca juga: Tandukan Gosens Kalahkan Lazio, Fiorentina Menjauh dari Zona Merah
Statistik mencatat Lazio memegang kendali penuh atas inisiatif permainan, namun gagal menembus tembok kokoh La Viola.
“Gol itu beruntung, karena sampai saat itu dan terus terang juga untuk beberapa saat setelahnya, kami sebagian besar mengendalikan permainan,” kata Sarri kepada DAZN Italia.
“Yang harus kami pertanggungjawabkan adalah membiarkan mereka melakukan terlalu banyak serangan balik, tetapi kami tetap mengambil inisiatif sepanjang pertandingan dan kekalahan ini terasa terlalu berat mengingat performa kedua tim.
“Sosok penyerang tengah di dalam kotak penalti adalah sesuatu yang kurang kami miliki sepanjang musim, kami tidak mendapatkan pergerakan ke dalam kotak penalti untuk menyambut umpan silang. Ratkov memiliki peluang di akhir pertandingan dengan sundulan, tetapi kami memang kekurangan karakteristik tersebut.”
Teka-teki Masa Depan
Sarri tidak menutupi rasa frustrasinya terhadap kondisi tim musim ini yang buruk. Lazio harus bertandang ke Florence tanpa sepuluh pemain utama, memaksa Sarri menurunkan pemain yang tidak dalam kondisi fit 100 persen.
Baca juga: Lazio 1-0 Milan: Gol Tunggal Isaksen Buyarkan Harapan Scudetto Rossoneri
Komentar paling mengejutkan muncul saat Sarri ditanya mengenai masa depannya di ibu kota. Meski Lazio masih berpeluang di semifinal Coppa Italia melawan Atalanta, Sarri tampak tidak yakin dengan visi jangka panjang manajemen Biancocelesti.
“Saya tidak khawatir tentang masa depan saya, untuk Lazio kita akan lihat apa rencananya. Sejujurnya saya tidak tahu apa rencana untuk masa depan, saya hanya bisa mengatakan musim ini sangat menghancurkan bagi saya. Hanya mempersiapkan pertandingan malam ini saja kami kehilangan 10 pemain, jadi kami harus menggunakan beberapa pemain yang kondisinya jauh dari prima,” ujar Sarri.
“Ada banyak masalah musim ini. Kita akan lihat apa yang klub rencanakan untuk masa depan, dan kemudian kita akan lihat apa pendapat saya sebagai konsekuensinya.”
Lazio kini tertahan di peringkat kesembilan klasemen Serie A, tertinggal empat poin dari peringkat kedelapan. Dengan spekulasi yang terus mengaitkan namanya dengan kursi kepelatihan Fiorentina musim depan, pernyataan Sarri malam ini seolah memberikan sinyal bahwa hubungan kerja samanya dengan Lazio mungkin akan segera berakhir.