Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, memberikan peringatan jujur kepada rekan-rekan setimnya jelang laga penentu perempat final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. Bek asal Belanda itu menegaskan bahwa The Reds membutuhkan sesuatu yang sangat spesial untuk bisa membalikkan keadaan di Anfield pada Rabu (15/4) dini hari WIB.

Liverpool memasuki leg kedua dengan defisit dua gol setelah kekalahan 2-0 di Parc des Princes pekan lalu. Van Dijk sadar betul bahwa mengulang performa lesu seperti di Paris hanya akan berujung pada tersingkirnya sang juara bertahan Premier League dari kompetisi elit Eropa.

Tuntut Penampilan Spesial Liverpool

Dalam sesi wawancara pralaga, Van Dijk tidak menutupi rasa pesimisnya jika tim asuhan Arne Slot tidak melakukan perubahan drastis. 

Baca juga: Slot Siap Andalkan Magis Anfield saat Liverpool Coba Comeback Lawan PSG

Pada pertemuan pertama, Liverpool gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran, sementara PSG tampil dominan melalui gol Désiré Doué dan Khvicha Kvaratskhelia.

"Kita butuh sesuatu yang sangat istimewa terjadi, kalau tidak kita tidak akan punya peluang. Jika kita bermain seperti di Paris, menurut saya kita tetap tidak akan punya peluang," kata kapten Liverpool itu.

Harapan pada Magis Anfield

Meskipun memberikan penilaian yang keras, Van Dijk tetap menyimpan keyakinan pada kekuatan markas mereka. 

Liverpool memiliki sejarah panjang membalikkan keadaan di Anfield, termasuk kemenangan legendaris 4-0 atas Barcelona pada 2019 setelah tertinggal tiga gol.

"Para penggemar mungkin akan menjadi faktor terpenting, bersama dengan performa kita. Saya sangat beruntung bisa mengalami malam-malam di mana koneksi antara penggemar dan performa sangat luar biasa,” tegas Van Dijk.

"Ada kesempatan pada hari Selasa untuk menyusun rencana permainan yang bagus dan memperjuangkannya selama 90 menit lebih. Saya sangat menantikannya. Merupakan suatu kehormatan untuk berada di perempat final, apa pun yang terjadi. Kita tidak boleh menganggapnya remeh.

"Kita harus ingat bahwa kita adalah Liverpool. Kita harus menjadikan malam itu malam yang tak terlupakan."

Baca juga: Szoboszlai Siap Mati-matian Jelang Duel Hidup Mati Liverpool Kontra PSG

Tekanan di Tengah Protes Suporter

Misi comeback ini datang di tengah situasi yang kurang kondusif di internal klub. Sebagian pendukung Liverpool tengah melakukan aksi protes terkait kenaikan harga tiket, yang terlihat dari minimnya bendera dan spanduk di tribun Kop saat kemenangan atas Fulham akhir pekan lalu.

Van Dijk mengakui bahwa dukungan suporter akan menjadi faktor penentu, namun ia juga mendukung hak fans untuk bersuara. "Saya pikir para penggemar adalah jantung dan jiwa klub, dan jika mereka merasa seperti ini, untuk melakukan protes, jelas itu hak mereka," ujar Van Dijk. "Semoga mereka mencapai solusi dengan klub, tetapi hal-hal ini jauh di atas wewenang saya sebagai kapten klub.

"Menurut pendapat saya, penggemar kami adalah klub dan selalu demikian, sebelum dan sesudah masa kepemimpinan saya. Penting agar hal-hal ini diselesaikan karena tidak menguntungkan siapa pun."

Dengan Liverpool yang saat ini masih berjuang di peringkat kelima Premier League, Liga Champions menjadi harapan terbesar mereka untuk meraih trofi musim ini. Tugas Van Dijk kini adalah memastikan lini pertahanan tetap rapat sembari berharap barisan depan yang dipimpin Mohamed Salah mampu menciptakan keajaiban di bawah lampu sorot Anfield malam ini.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!