Manajer interim Manchester United, Michael Carrick, tidak mampu membendung amarahnya setelah timnya dipaksa bertekuk lutut 2-1 oleh rival abadi, Leeds United, di Old Trafford pada Selasa (14/4) dini hari WIB. Carrick menyebut keputusan wasit Paul Tierney yang memberikan kartu merah kepada Lisandro Martinez sebagai "salah satu keputusan terburuk" yang pernah ia saksikan dalam sepak bola.

Kekalahan ini menjadi noda pertama bagi catatan kandang Carrick sejak mengambil alih kendali kepelatihan, sekaligus membuang kesempatan emas bagi The Red Devils untuk memperkokoh posisi mereka di zona empat besar Premier League.

Kontroversi "Jambak Rambut"

Bencana bagi United bermula di babak kedua, saat mereka sedang berupaya mengejar ketertinggalan dua gol. Pada menit ke-56, sebuah duel udara antara Lisandro Martinez dan Dominic Calvert-Lewin berakhir dengan intervensi VAR. 

Baca juga: Brace Okafor Bungkam Man United, Leeds Amankan Kemenangan Bersejarah

Rekaman menunjukkan tangan Martinez sempat menarik bagian belakang rambut Calvert-Lewin, yang kemudian dianggap sebagai tindakan kekerasan.

"Itu bukan tarikan, bukan sentakan, bukan tindakan agresif, dia hanya menyentuhnya dan langsung dikeluarkan. Yang terburuk adalah dia dikeluarkan untuk membatalkan keputusan yang jelas dan nyata sebagai kesalahan. Ini mengejutkan," katanya kepada Sky Sports.

"Dia kehilangan keseimbangan karena itu, dia setengah menyentuh bagian belakang rambutnya yang menarik karet rambutnya dan membuatnya terlihat seperti - saya bahkan tidak tahu seperti apa bentuknya.

"Itu sudah dua pertandingan berturut-turut kami mendapatkan keputusan seperti itu yang merugikan kami, tetapi yang satu ini adalah salah satu yang terburuk yang pernah saya lihat."

Leeds Curi Start di Old Trafford

United tampil seperti tim yang kehilangan ritme setelah absen bertanding selama 24 hari. Leeds memanfaatkan kondisi tersebut dengan sempurna lewat serangan kilat di awal laga. 

Noah Okafor menjadi bintang kemenangan bagi tim tamu dengan memborong dua gol di babak pertama (menit ke-5 dan ke-29), membawa pasukan Daniel Farke unggul 2-0 sebelum jeda.

Carrick juga melancarkan kritik terhadap gol pembuka Leeds, mengklaim bahwa Leny Yoro telah dilanggar lebih dulu. 

"Kami tidak memulai pertandingan dengan baik. Kami kebobolan, yang terjadi setelah Leny Yoro mendapat pukulan keras di bagian belakang kepalanya," tambahnya.

Baca juga: Carrick Kasih Kode Mainoo Tak Lama Lagi Teken Kontrak Baru

"Mereka tidak memutuskan untuk membatalkan gol itu, yang merupakan momen penting dalam pertandingan. Kami tidak memiliki ritme yang tepat, kami tidak kompak. Kami memiliki beberapa momen bagus, tetapi performa kami kurang maksimal di sebagian besar babak pertama."

Perlawanan 10 Pemain

Meski bermain dengan 10 orang, United sempat memberikan harapan lewat gol sundulan Casemiro, pada menit ke-69 setelah memanfaatkan umpan silang akurat dari Bruno Fernandes. Namun, meski mengurung pertahanan Leeds di 10 menit terakhir, gol penyeimbang tak kunjung datang.

Kekalahan ini meninggalkan luka ganda bagi United. Selain kehilangan tiga poin krusial, mereka kini dipastikan akan kehilangan Lisandro Martinez untuk tiga pertandingan mendatang, termasuk laga besar melawan Chelsea dan Liverpool, akibat sanksi kartu merah tersebut.

Bagi Leeds, kemenangan bersejarah ini merupakan lompatan besar untuk menjauh dari zona degradasi, sekaligus memberikan peringatan bagi tim-tim papan atas bahwa mereka mampu menghadirkan kejutan di panggung sebesar Old Trafford.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!