Chivu Akui Inter di Bawah Standar usai Takluk dari AC Milan
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menunjukkan sikap tenang namun realistis usai timnya dipaksa bertekuk lutut 0-1 oleh AC Milan dalam laga Derby della Madonnina yang krusial, Senin (9/3) dini hari WIB. Meski kecewa dengan kebuntuan lini serangnya, Chivu menegaskan bahwa hasil ini tidak menggoyahkan posisi Nerazzurri dalam perburuan gelar juara.
Inter mendominasi jalannya pertandingan di San Siro dengan penguasaan bola mencapai 63%, namun gol tunggal Pervis Estupinan pada menit ke-35 menjadi pembeda hingga peluit panjang berbunyi.
Inter di Bawah Standar
Chivu mengakui keunggulan disiplin taktis yang diterapkan oleh Massimiliano Allegri. Milan tampil sangat rapat dengan blok pertahanan rendah yang membuat barisan penyerang Inter frustrasi sepanjang 90 menit.
“Babak pertama kami di bawah standar dengan tempo lambat, kemudian kami kebobolan gol mereka dan itu juga pukulan telak,” kata Chivu kepada DAZN Italia.
Baca juga: Gol Tunggal Estupinan Segel Kemenangan AC Milan atas Inter
“Kami mencoba meningkatkan tempo setelah jeda dan bermain lebih baik di beberapa momen, menciptakan peluang bagus melalui Dimarco. Kami mencoba segalanya untuk mengepung blok pertahanan mereka yang rapat, tetapi tidak mampu menembusnya.”
Absennya Lautaro Martinez dan kondisi Marcus Thuram yang belum fit 100% setelah mengalami demam pekan lalu diakui menjadi faktor yang mengurangi daya gedor Inter. Francesco Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny menjadi ujung tombak pada laga tersebut. Namun, Chivu enggan menjadikan hal itu sebagai alasan utama.
“Kita bisa dan seharusnya bisa berbuat lebih baik. Para penyerang masih muda, mereka tidak melakukan apa yang biasanya kita butuhkan, tetapi itu bukan alasan, saya senang dengan apa yang mereka coba lakukan, mengingat mereka adalah satu-satunya dua pemain yang kita miliki. Bagi dua pemain muda seperti itu, ini adalah pengalaman yang berharga,” tambah Chivu.
“Kita semua seharusnya memiliki intensitas yang lebih tinggi dan bergerak dengan lebih gigih di seluruh lapangan.”
Perjalanan Masih Panjang
Meski menelan kekalahan kedua dari rival sekota mereka musim ini di liga, Chivu bersikeras bahwa peta persaingan Scudetto masih berada dalam kendali timnya. Inter saat ini masih unggul tujuh poin di puncak klasemen atas Milan yang membuntuti di posisi kedua.
Baca juga: Chivu Jelaskan Eksperimen Taktik Inter usai Ditahan Imbang Como
“Saya fokus pada performa, pada keputusan saya, kesalahan saya. Masih ada 10 pertandingan tersisa, 30 poin yang bisa diraih, jadi kita harus membangun apa yang telah kita lakukan sejauh ini,” jawab Chivu.
“Kita masih unggul tujuh poin, masih ada 30 poin yang bisa diraih, tidak akan ada yang berubah bahkan jika kita menang malam ini.”
Inter kini harus segera mengalihkan fokus mereka. Setelah kekalahan pahit di liga, Nerazzurri dijadwalkan akan melakoni laga krusial lainnya di kancah Eropa. Chivu berharap mentalitas timnya tidak goyah akibat hasil minor di San Siro ini.
Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!