Kabar buruk menyelimuti para pendukung Liverpool dan pencinta sepak bola dunia. Bintang asal Mesir, Mohamed Salah, dipastikan akan melewatkan sisa musim 2025-26 setelah menderita cedera hamstring yang cukup parah. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh direktur tim nasional Mesir, Ibrahim Hassan, pada Sabtu malam.

Cedera tersebut didapat Salah saat membantu Liverpool meraih kemenangan krusial 3-1 atas Crystal Palace di Anfield pada hari Sabtu (25/4). Pemain berusia 33 tahun itu terpaksa ditarik keluar pada menit ke-60 setelah tampak kesakitan sambil memegangi bagian belakang pahanya. Pemandangan emosional terlihat saat Salah berjalan keluar lapangan sambil memberikan tepuk tangan ke arah tribun The Kop, sebuah momen yang kini terasa seperti salam perpisahan yang prematur.

Akhir Karier di Liverpool?

Berbicara kepada media, Ibrahim Hassan mengungkapkan bahwa Salah menderita robekan pada otot hamstring-nya yang membutuhkan waktu pemulihan setidaknya empat minggu.

“Diagnosis cedera hamstring Mohamed Salah telah dikonfirmasi, dan dia akan absen dari lapangan selama empat minggu,” kata Hassan kepada Reuters.

Baca juga: Liverpool Jengkel dengan Taktik Juventus dalam Perburuan Alisson

Situasi ini terasa sangat pahit mengingat Salah sebelumnya telah mengumumkan akan meninggalkan klub pada akhir musim ini setelah sembilan tahun masa bakti yang legendaris. 

Jika diagnosa ini akurat, maka kemenangan atas Crystal Palace menjadi laga ke-440 sekaligus yang terakhir bagi sang Egyptian King dalam seragam merah kebanggaan Merseyside.

Warisan yang Tak Terhapus

Sejak didatangkan dari AS Roma pada 2017, Salah telah bertransformasi menjadi salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Liverpool. Ia meninggalkan catatan statistik yang mencengangkan.

Baca juga: Salah Dapat Peringatan, Jangan Pindah ke MLS Jika Ingin Dilupakan

Hingga saat ini, Salah telah mencatatkan 257 gol dalam 440 penampilan, menempatkannya di posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liverpool, hanya di bawah Ian Rush dan Roger Hunt.

Selama sembilan musim, Sang Raja Mesir telah mempersembahkan hampir semua trofi bergengsi, termasuk dua gelar Premier League (2020 dan 2025) serta satu trofi Liga Champions (2019).

Musim ini, meski sempat diganggu beberapa masalah fisik, Salah tetap memberikan kontribusi signifikan dengan mencetak 12 gol dan 9 assist di semua kompetisi.

Balapan Menuju Piala Dunia 2026

Meskipun kariernya di Anfield berakhir lebih cepat dari yang diharapkan, Ibrahim Hassan memberikan sedikit angin segar bagi publik Mesir. Ia menyatakan bahwa Salah akan fit tepat waktu untuk membela negaranya di Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Utara mulai 11 Juni mendatang.

Baca juga: Tribut Emosional Robertson, Sebut Salah yang Terhebat Sepanjang Masa

“Kondisi Mohamed Salah terus dipantau, dan cederanya tidak akan memengaruhi partisipasinya di Piala Dunia 2026,” tambahnya.

Mesir tergabung dalam Grup G bersama Belgia, Selandia Baru, dan Iran. Salah dikabarkan sangat fokus pada pemulihannya agar tidak mengulangi memori buruk tahun 2018, di mana cedera bahu di final Liga Champions memengaruhi performanya di Piala Dunia Rusia.

Liverpool kini harus menghadapi sisa musim tanpa jimat utama mereka. Pasukan Arne Slot masih menyisakan laga-laga berat melawan Manchester United, Chelsea, Aston Villa, dan laga penutup di Anfield melawan Brentford, pertandingan yang kini kemungkinan besar hanya akan menjadi ajang penghormatan terakhir bagi Salah dari pinggir lapangan.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!