St James' Park hampir saja berpesta pora merayakan salah satu kemenangan terbesar dalam sejarah modern mereka. Namun, gol penalti Lamine Yamal di detik-detik terakhir masa injury time memaksa Newcastle United bermain imbang 1-1 melawan Barcelona pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu dini hari.

Hasil ini terasa sangat pahit bagi tim asuhan Eddie Howe. Setelah tampil spartan sepanjang 90 menit, The Magpies harus menerima kenyataan kemenangan mereka dirampas tepat sebelum peluit panjang berbunyi.

Barnes Pecah Kebuntuan

Pertandingan berjalan dengan intensitas yang luar biasa sejak sepak mula. Newcastle, yang bertindak sebagai tuan rumah, tidak membiarkan Barcelona mengembangkan permainan possession mereka dengan nyaman. 

Baca juga: Howe Tantang Skuad Newcastle Ulangi Keajaiban 1997 Saat Jamu Barcelona

Pressing tinggi yang diterapkan Sandro Tonali dan Joelinton di lini tengah berkali-kali membuat barisan gelandang Blaugrana kehilangan bola.

Setelah beberapa peluang dari William Osula dan Anthony Elanga digagalkan oleh kegemilangan kiper Joan Garcia, gol yang dinanti publik Tyneside akhirnya lahir di menit ke-86. 

Berawal dari penetrasi Jacob Murphy di sisi kanan, ia melepaskan umpan silang mendatar yang disambut dengan sepakan voli akurat oleh Harvey Barnes. Stadion bergemuruh hebat; Newcastle unggul 1-0 dan tampak akan mengamankan modal berharga menuju Spanyol.

Drama VAR dan Penalti Lamine Yamal

Namun, drama Liga Champions belum usai. Saat memasuki menit ke-90+5, melewati batas waktu tambahan empat menit yang awalnya diberikan, Barcelona melakukan satu serangan terakhir melalui Dani Olmo. 

Pemain internasional Spanyol tersebut terjatuh di dalam kotak terlarang setelah berbenturan dengan bek Malick Thiaw.

Wasit Marco Guida tanpa ragu menunjuk titik putih, sebuah keputusan yang memicu protes keras dari para pemain Newcastle. Lamine Yamal, bintang muda berusia 18 tahun, maju sebagai eksekutor. 

Dengan ketenangan di tengah tekanan ribuan suporter tuan rumah, ia mengecoh Aaron Ramsdale untuk menyamakan kedudukan. Wasit langsung meniup peluit panjang tepat setelah bola bersarang di gawang.

Baca juga: Xavi Ungkap Laporta Halangi Kepulangan Messi ke Barcelona

Penentuan di Leg Kedua

Bagi Hansi Flick, hasil ini adalah penyelamatan yang sangat berharga mengingat timnya sempat kesulitan menembus pertahanan kokoh Newcastle yang dikomandoi oleh Lewis Hall, yang tampil luar biasa meredam pergerakan Yamal sepanjang laga.

Dengan skor 1-1, Barcelona kini memegang sedikit keunggulan psikologis karena akan bertindak sebagai tuan rumah pada leg kedua di Spotify Camp Nou pada 19 Maret mendatang. Sementara itu, Newcastle harus kembali menunjukkan performa kuda hitam mereka jika ingin mencetak sejarah lolos ke perempat final untuk pertama kalinya.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!