Di malam yang sarat emosi dan bertepatan dengan peringatan berpulangnya legenda klub, Diego Armando Maradona, Napoli akhirnya berhasil memetik kemenangan yang sangat dibutuhkan di Fase Liga UEFA Champions League 2025-26. Bermain di Stadio Diego Armando Maradona, pasukan Antonio Conte menang 2-0 atas Qarabag dalam laga Matchday 5 yang berjalan alot pada Rabu dini hari (26/11) WIB.

Kemenangan ini terasa seperti katarsis bagi Partenopei yang sedang mengalami periode sulit di Eropa. Tiga poin penuh ini mengangkat Napoli ke peringkat ke-18 klasemen Fase Liga dengan tujuh poin, menyamai Qarabag (yang berada di posisi ke-16 karena unggul selisih gol). Kemenangan ini krusial untuk menjaga peluang Napoli lolos ke fase gugur tetap hidup.

Babak Pertama Berjalan Alot

Qarabag, tim asal Azerbaijan yang dikenal berani, memulai laga tanpa rasa gentar di hadapan Juara Italia musim lalu. Tuan rumah, yang diinstruksikan Antonio Conte untuk bermain agresif, kesulitan menembus pertahanan Qarabag yang rapat.

Peluang terbaik Napoli di babak pertama datang dari bicycle kick spektakuler David Neres yang memaksa kiper Qarabag, Mateusz Kochalski, melakukan penyelamatan gemilang. Qarabag juga sempat mengancam, namun hingga peluit jeda, skor tetap 0-0. 

Baca juga: Dipermalukan 2-0 oleh Bologna, Napoli Kehilangan Puncak Klasemen

Gagal Penalti dan Gol Pembuka McTominay

Drama dimulai setelah turun minum. Pada menit ke-56, Napoli mendapat peluang emas untuk memimpin setelah Giovanni Di Lorenzo dilanggar oleh bek Marko Jankovic di dalam kotak terlarang. Rasmus Højlund maju sebagai algojo penalti, namun sepakan striker Denmark itu berhasil ditepis secara heroik oleh Kochalski, yang membaca arah bola dengan sempurna.

Kegagalan penalti itu sempat menimbulkan kegelisahan di Stadio Maradona, tetapi hanya sembilan menit kemudian, Napoli akhirnya memecah kebuntuan.

Dari skema sepak pojok, setelah umpan silang dan sundulan Alessandro Buongiorno yang melebar, Napoli terus menekan. Scott McTominay, gelandang pekerja keras yang selalu berada di posisi yang tepat, berhasil menyundul bola dari jarak dekat setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang, mengubah skor menjadi 1-0 pada menit ke-65.

Baca juga: Buntu di Diego Maradona, Napoli Ditahan Imbang Frankfurt 0-0

Gol Bunuh Diri Penentu

Scott McTominay kembali menjadi aktor utama tujuh menit berselang, kali ini dengan sentuhan keberuntungan. Setelah umpan silang dari Mathías Olivera, McTominay melancarkan tendangan hook akrobatik. 

Tembakan tersebut membentur Marko Jankovic, dan membelokkan bola ke gawang Mateusz Kochalski yang tak berdaya. Gol bunuh diri Jankovic ini secara tidak sengaja mengamankan skor 2-0 bagi Napoli pada menit ke-72.

Gol bunuh diri tersebut merangkum malam yang frustrasi bagi Qarabag, yang meskipun bermain solid, harus melihat upaya heroik kiper mereka, Kochalski, akhirnya terbayar dengan cara yang menyedihkan.

Dengan hasil ini, Napoli berhasil mengatasi rintangan dan mencatat kemenangan yang membawa mereka kembali ke jalur persaingan di Liga Champions. Mereka akan berharap momentum ini bisa terbawa ke laga-laga domestik Serie A yang tak kalah penting.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!