Fokus Bertahan di Premier League, Tudor Sebut UCL Bukan Prioritas Utama Spurs
Manajer interim Tottenham Hotspur, Igor Tudor, mengeluarkan pernyataan mengejutkan menjelang laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico Madrid.
Tudor secara terbuka menyatakan bahwa misi menyelamatkan klub dari jurang degradasi Premier League jauh lebih penting daripada ambisi melangkah lebih jauh di kompetisi elit Eropa tersebut.
Terdampar di Papan Bawah
Pernyataan ini muncul di tengah krisis hebat yang melanda klub London Utara itu. Spurs saat ini hanya terpaut satu poin di atas zona merah setelah menelan lima kekalahan beruntun di liga, termasuk kekalahan menyakitkan 1-3 dari Crystal Palace pekan lalu.
Baca juga: Igor Tudor Tetap Optimistis di Tengah Ancaman Degradasi Tottenham
Kondisi ini membuat Tudor harus bersikap realistis mengenai prioritas tim di sisa musim 2025-26.
"Setiap pertandingan itu penting," kata pelatih asal Kroasia itu.
"[Aspek] mentalitas yang benar-benar berbeda dapat digunakan dalam jenis pertandingan ini, jadi mungkin ini dapat membantu kita melihat masalah apa yang kita miliki, dan untuk beralih ke arah yang benar. Tetapi selalu fokus pada diri kita sendiri, untuk berkembang sebagai tim, untuk melakukan hal-hal yang lebih baik.
"Kita perlu melakukan yang terbaik dalam hal pertumbuhan," tambah Tudor. "Tujuan pertama kami adalah Liga Primer - ini adalah sesuatu yang perlu dikatakan secara terbuka. Itu hal yang normal.
"[Liga Champions] adalah sesuatu yang ekstra, tetapi itu tidak berarti kami tidak ingin lolos dan tidak ingin pergi ke babak selanjutnya."
Antara Momentum dan Risiko di Madrid
Bagi Tudor, pertandingan melawan Atletico Madrid asuhan Diego Simeone pada Rabu (11/3) dini hari WIB dipandang sebagai sebuah kesempatan tanpa beban untuk mencoba ide-ide baru.
Ia berharap suasana Liga Champions yang berbeda bisa membantu timnya melepaskan tekanan psikologis yang selama ini menghantui mereka di Premier League.
Meski begitu, bayang-bayang cedera tetap menyelimuti skuad The Lilywhites. Tudor mengonfirmasi bahwa ia masih kehilangan delapan pemain kunci, termasuk James Maddison, Dejan Kulusevski, dan Rodrigo Bentancur.
Baca juga: Solanke Desak Spurs Tak Cari Alasan usai Dipermalukan Palace
Risiko kehilangan lebih banyak pemain akibat cedera di laga intensitas tinggi seperti ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi misi bertahan hidup mereka di Inggris.
"Para pemain akan kembali, itu penting," ujar Tudor. "Dalam ketiga pertandingan tersebut, kami kehilangan pemain di posisi mereka dan kami kehilangan pemain yang biasanya bermain.
"Ini adalah pertandingan yang indah untuk dimainkan besok, kompetisi yang benar-benar berbeda dari Liga Primer. Ada pengalaman bagus dari musim ini, pertandingan-pertandingan sebelumnya, jadi mari kita lihat apa yang terjadi besok."
Meskipun Spurs tampil impresif di fase liga Champions League dengan finis di posisi keempat, mengungguli tim-tim seperti Real Madrid dan Manchester City, kontrasnya performa mereka di Premier League musim ini telah menciptakan anomali yang sulit dijelaskan. Bagi pendukung Spurs, laga di Madrid ini mungkin menjadi hiburan terakhir sebelum mereka benar-benar fokus dalam "perang" menghindari Championship.