Stadion Riyadh Air Metropolitano menjadi saksi drama luar biasa saat Atletico Madrid memastikan tiket ke semifinal Liga Champions 2025-26. Meski menderita kekalahan 1-2 di kandang sendiri dari Barcelona pada leg kedua perempat final, skuad asuhan Diego Simeone tetap melenggang berkat keunggulan agregat 3-2.

Keunggulan dua gol yang dibawa Los Rojiblancos dari Camp Nou pekan lalu nyaris musnah dalam sekejap. Barcelona, yang tampil tanpa beban, sempat menyamakan agregat hanya dalam kurun waktu 24 menit, sebelum akhirnya kehabisan bensin di menit-menit akhir.

Badai Blaugrana di Babak Pertama

Hansi Flick tampaknya berhasil membangkitkan mental anak asuhnya. Sejak peluit awal dibunyikan, Barcelona langsung mengurung pertahanan Atletico. Hasilnya instan; baru empat menit laga berjalan, kesalahan fatal dari mantan bek Barca, Clément Lenglet, dimanfaatkan dengan sempurna oleh Lamine Yamal untuk membobol gawang Juan Musso.

Baca juga: Cari Inspirasi dari LeBron, Yamal Yakin Barcelona Bisa Comeback Lawan Atletico

Metropolitano makin bungkam di menit ke-24. Ferran Torres mencetak gol indah melalui tembakan melengkung ke pojok atas gawang setelah menerima umpan terobosan dari Dani Olmo. Agregat pun menjadi sama kuat 2-2, dan momentum sepenuhnya milik tim tamu.

Barcelona nyaris mencetak gol ketiga beberapa saat kemudian ketika Lenglet salah memperkirakan umpan, tetapi Musso melakukan penyelamatan refleks luar biasa dari jarak dekat untuk menggagalkan peluang Fermin Lopez.

Gol Penentu Lookman

Di tengah tekanan hebat, Atletico menunjukkan mentalitas baja yang menjadi identitas mereka. Pada menit ke-31, lewat satu serangan balik cepat, Marcos Llorente melepaskan umpan silang rendah yang disambar dengan tenang oleh Ademola Lookman.

Gol ini mengubah skor menjadi 1-2 di malam itu, namun yang terpenting, mengembalikan keunggulan agregat bagi Atletico menjadi 3-2. Gol tersebut menjadi pelampung penyelamat bagi Simeone saat badai serangan Barca terus datang bergelombang.

Baca juga: Barcelona Ajukan Protes Resmi ke UEFA Usai Kekalahan dari Atletico Madrid

Drama Kartu Merah dan Akhir Laga

Babak kedua berlangsung dengan intensitas tinggi. Barcelona sempat mengira telah menyamakan agregat kembali melalui Torres, namun gol tersebut dianulir oleh VAR karena offside.

Petaka bagi Barcelona datang di menit ke-79. Eric García diganjar kartu merah langsung setelah menjatuhkan Alexander Sørloth yang sedang dalam posisi menuju gawang. Bermain dengan 10 orang membuat Barcelona kesulitan mempertahankan tekanan. Peluang terakhir Barca lewat sundulan Ronald Araujo di menit-menit akhir melambung tipis di atas mistar, memastikan akhir dari perjalanan mereka di Eropa musim ini.

Atletico Madrid kini menunggu pemenang antara Arsenal dan Sporting Lisbon untuk diperebutkan satu tiket menuju partai puncak. Bagi Barcelona, fokus kini beralih sepenuhnya untuk menjaga jarak di puncak klasemen La Liga.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!