Rodrygo Absen Hingga Akhir Musim dan Piala Dunia 2026
Real Madrid dan tim nasional Brasil baru saja menerima kabar yang paling ditakuti. Penyerang sayap andalan mereka, Rodrygo Goes, dipastikan akan melewatkan sisa musim 2025-26 dan gelaran Piala Dunia 2026 setelah menderita cedera lutut parah saat Los Blancos takluk 0-1 dari Getafe.
Pihak klub mengonfirmasi pada Selasa (3/3) bahwa pemain berusia 25 tahun itu mengalami robekan pada ligamen krusiatum anterior (ACL) dan meniskus lateral di lutut kanan. Cedera ini memaksa Rodrygo untuk segera naik meja operasi dan menjalani masa pemulihan yang diprediksi memakan waktu antara sembilan hingga sepuluh bulan.
Kronologi Cedera
Ironisnya, Rodrygo baru saja kembali ke lapangan setelah absen selama satu bulan akibat masalah tendinitis.
Baca juga: Voli Satriano Bawa Getafe Bungkam Real Madrid di Bernabeu
Manajer Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memasukkannya sebagai pemain pengganti pada menit ke-54 untuk memecah kebuntuan serangan timnya.
Pada menit ke-66, saat mendapat tekel di sayap kiri, kaki Rodrygo terjepit ketika ia mencoba berakselerasi. Ia langsung menunjukkan tanda-tanda kesakitan.
Meski sempat memaksakan diri untuk menyelesaikan pertandingan, pemindaian medis keesokan harinya mengungkapkan kerusakan yang jauh lebih serius dari perkiraan awal.
Pukulan Telak bagi Selecao
Kehilangan Rodrygo adalah bencana besar bagi timnas Brasil. Pelatih Carlo Ancelotti, yang akan memimpin Selecao di Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko Juni mendatang, kini kehilangan salah satu pilar utamanya di lini serang.
Rodrygo, yang mencatatkan 37 caps dan 9 gol untuk negaranya, diproyeksikan menjadi starter dalam skuad Ancelotti. Melalui akun media sosialnya, sang pemain mengungkapkan kesedihannya:
“Sebuah rintangan besar telah muncul dalam hidup saya, dalam karier saya, dan itu mencegah saya melakukan apa yang paling saya sukai untuk sementara waktu,” tulisnya di media sosial.
“Saya absen untuk sisa musim ini bersama klub dan absen dari Piala Dunia bersama negara, sebuah mimpi yang semua orang tahu betapa berartinya bagi saya. Dan yang bisa saya lakukan hanyalah tetap kuat seperti biasa, itu bukan hal baru.”
Baca juga: Rodrygo Bertekad Buktikan Diri Usai Kembali ke Timnas Brasil
Krisis Lini Depan Real Madrid
Kekalahan dari Getafe tidak hanya membuat Madrid tertinggal empat poin dari Barcelona di puncak klasemen La Liga, tetapi juga meninggalkan lubang besar di skuad Arbeloa.
Dengan Kylian Mbappe yang masih menepi karena cedera lutut ringan dan kartu merah yang diterima Franco Mastantuono di laga yang sama, stok penyerang Madrid kini sangat menipis.