VfB Stuttgart harus menelan kekecewaan di hadapan pendukungnya sendiri setelah dipaksa menyerah 1-2 oleh FC Porto pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa, Jumat dini hari. Dua kesalahan fatal di babak pertama menjadi pembeda dalam laga sengit yang membuat langkah wakil Jerman ini semakin berat menuju perempat final.

Kematangan taktik tim asuhan Francesco Farioli terbukti menjadi momok bagi Stuttgart, di mana gol-gol dari Terem Moffi dan talenta muda Rodrigo Mora hanya mampu dibalas sekali oleh Deniz Undav.

Sepuluh Menit Malapetaka

Stuttgart sebenarnya memulai laga dengan sangat menjanjikan, mengurung pertahanan Porto melalui aksi Jamie Leweling dan Ermedin Demirovic. Namun, dominasi tersebut runtuh seketika pada menit ke-21. 

Kesalahan koordinasi di lini belakang yang melibatkan Alexander Nübel dimanfaatkan dengan sempurna oleh Terem Moffi untuk membawa tim tamu unggul.

Baca juga: Europa League: Stuttgart Hancurkan Celtic 4-1 di Celtic Park

Hanya berselang enam menit, situasi memburuk bagi tuan rumah. Sebuah operan berisiko dari Jeff Chabot berhasil dipotong oleh pemain Porto, yang kemudian berujung pada penyelesaian tenang Rodrigo Mora untuk mengubah skor menjadi 0-2. Gol ini sekaligus menegaskan status Mora sebagai salah satu bintang muda paling bersinar di kompetisi Eropa musim ini.

Asa Lewat Undav dan Drama VAR

Tuan rumah menolak menyerah begitu saja. Lima menit sebelum turun minum, Deniz Undav menghidupkan kembali asa publik MHP Arena. 

Penyerang timnas Jerman itu menunjukkan kekuatannya dengan memenangi duel melawan bek veteran Thiago Silva sebelum melepaskan tembakan keras yang menaklukkan Diogo Costa.

Memasuki babak kedua, Sebastian Hoeneß menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil lebih menyerang. Stuttgart sempat bersorak pada menit ke-71 ketika Angelo Stiller berhasil menyarangkan bola ke gawang Porto lewat skema tendangan bebas. 

Namun, kegembiraan tersebut sirna setelah peninjauan VAR yang cukup lama memutuskan adanya posisi offside dalam proses terjadinya gol.

Baca juga: Juventus Resmi Permanenkan Conceicao dari Porto

Porto Tunjukkan Kematangan

Di sisa waktu pertandingan, Porto menunjukkan kelasnya dalam mengelola keunggulan. Diogo Costa melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menepis peluang emas Chris Führich di menit-menit akhir. Porto bertahan dengan sangat disiplin, memaksa Stuttgart terus memutar bola tanpa mampu menembus tembok pertahanan yang dipimpin oleh Zaidu Sanusi.

Hasil 1-2 ini menjadi modal berharga bagi Porto saat gantian menjamu Stuttgart di Estádio do Dragão pekan depan. Sementara bagi Stuttgart, mereka wajib menang dengan selisih dua gol di Portugal jika ingin terus melaju dalam petualangan Eropa mereka.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!