Penantian panjang Harry Maguire atas kepastian hukumnya di Yunani akhirnya menemui titik terang, meski bukan kabar yang ingin didengar oleh sang pemain. Bek Manchester United dan tim nasional Inggris tersebut telah dijatuhi hukuman penjara 15 bulan yang ditangguhkan oleh pengadilan Yunani, menyusul insiden keributan di Mykonos pada tahun 2020 silam, demikian dilaporkan oleh Sky Sports pada Rabu.

Keputusan ini muncul setelah proses yang memakan waktu bertahun-tahun, mengakhiri ketidakpastian hukum yang telah membayangi karier pemain berusia 32 tahun tersebut sejak insiden yang terjadi saat liburan musim panas empat tahun lalu.

Kilas Balik Insiden Mykonos

Kasus ini bermula dari penangkapan Maguire bersama saudara laki-laki dan seorang temannya setelah terlibat perkelahian di luar sebuah bar di pulau wisata Mykonos. 

Maguire saat itu dituduh melakukan serangan terhadap petugas kepolisian, menolak penangkapan, dan mencoba melakukan penyuapan.

Baca juga: Harry Maguire Puji Fleksibilitas Taktik Man United Bersama Michael Carrick

Mantan kapten Manchester United tersebut secara konsisten membantah semua tuduhan, dengan mengklaim bahwa ia mencoba melindungi saudara perempuannya yang ia yakini telah disuntik dengan obat bius oleh orang asing. 

Namun, pengadilan Yunani tetap pada penilaian mereka berdasarkan bukti-bukti yang diajukan oleh pihak kepolisian setempat.

Hukuman Ditangguhkan

Meskipun vonis 15 bulan penjara terdengar berat, status ditangguhkan berarti Maguire tidak akan mendekam di balik jeruji besi selama ia tidak melakukan tindak pidana di wilayah hukum Yunani dalam periode waktu yang ditentukan oleh pengadilan.

Pihak hukum Maguire dikabarkan sedang mempertimbangkan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan mengajukan banding lebih lanjut ke tingkat yang lebih tinggi. 

Dampak Bagi Karier dan Tim Nasional

Kabar ini muncul di saat yang krusial bagi Maguire. Di bawah asuhan Michael Carrick di Manchester United, ia telah berjuang keras untuk mendapatkan kembali kepercayaan sebagai pilar pertahanan. 

Sementara itu, di level internasional, posisi Maguire di skuat Inggris asuhan Thomas Tuchel untuk Piala Dunia mendatang tentu akan menjadi bahan perbincangan hangat.

Baca juga: Maguire Ungkap Beratnya Tekanan Main untuk Manchester United

Manchester United sendiri belum memberikan pernyataan resmi secara mendetail, namun klub diyakini akan memberikan dukungan moral kepada pemainnya selama proses hukum ini belum sepenuhnya mencapai keputusan final.

Secara teknis, vonis ini tidak menghalangi Maguire untuk terus bermain di level tertinggi. Namun, beban psikologis dari status hukum ini tidak bisa disepelekan. 

Bagi seorang atlet profesional yang menjadi sorotan dunia, membersihkan nama baik seringkali jauh lebih sulit daripada memenangkan pertandingan di lapangan hijau. Kini, publik menunggu apakah FA dan Manchester United akan mengambil tindakan internal atau tetap memberikan pembelaan penuh kepada sang bek senior.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!