Coppa Italia: Lazio Ditahan Imbang 2-2 Lawan Atalanta
Pertarungan leg pertama semifinal Coppa Italia 2025-26 antara Lazio dan Atalanta di Stadio Olimpico berakhir tanpa pemenang. Dalam laga yang penuh dengan ketegangan dan drama menit akhir pada Kamis dini hari WIB, kedua tim harus puas dengan skor imbang 2-2, yang membuat leg kedua tetap terbuka di Bergamo.
Bagi Maurizio Sarri, ini adalah kesempatan terakhir untuk menyelamatkan musim yang fluktuatif, namun absennya ribuan ultras Lazio yang melakukan protes terhadap manajemen klub membuat atmosfer Olimpico terasa ganjil. Meski begitu, para pemain di lapangan menyuguhkan tontonan dan dramatis hingga menit akhir.
Saling Balas di Awal Babak Kedua
Setelah babak pertama yang berakhir tanpa gol, di mana gol Nikola Krstovic untuk Atalanta dianulir VAR karena offside dan tendangan voli Davide Zappacosta membentur mistar, pertandingan meledak tepat setelah jeda.
Baca juga: Coppa Italia: Lazio Lolos ke Semifinal usai Singkirkan Bologna Lewat Adu Penalti
Hanya dua menit setelah babak kedua dimulai, Fisayo Dele-Bashiru membawa tuan rumah unggul. Melalui kerja sama one-two yang elegan dengan Daniel Maldini, pemain Nigeria itu melepaskan sontekan cerdik melewati Marco Carnesecchi.
Namun, keunggulan Biancocelesti hanya bertahan empat menit. Tembakan keras Lazar Samardzic hanya bisa ditepis oleh Ivan Provedel tepat ke jalur lari Mario Pasalic, yang dengan dingin menyambar bola pantul untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Drama Menit Akhir
Pertandingan tampak akan berakhir imbang sebelum drama terjadi di sepuluh menit terakhir.
Pada menit ke-87, sebuah umpan silang dari Nuno Tavares gagal dikontrol dengan sempurna oleh Pasalic di dalam kotak penaltinya sendiri.
Baca juga: "Ini Adalah DNA Kami": Palladino Sebut Keajaiban Atalanta Lawan Dortmund Akan Abadi
Bola liar tersebut langsung disambar oleh Boulaye Dia, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, untuk membawa Lazio unggul 2-1.
Sayangnya bagi publik tuan rumah, keunggulan itu sirna seketika. Pada menit ke-90, pemain internasional Amerika Serikat, Yunus Musah, menjadi pahlawan bagi La Dea.
Menerima umpan tarik dari Kamaldeen Sulemana, Musah melepaskan tendangan rendah yang terdefleksi, membuat Provedel mati langkah dan memaksa skor kembali imbang 2-2.
Hasil ini memberikan sedikit keuntungan psikologis bagi Atalanta yang akan menjamu Lazio di Gewiss Stadium pada leg kedua bulan April mendatang.
Dengan aturan gol tandang yang tidak lagi berlaku, kedua tim tahu bahwa kemenangan di Bergamo adalah harga mati untuk memesan tempat di final melawan Inter Milan atau Como.