Karier Belum Berakhir, Salah Masih Bisa Bela Liverpool di Penghujung Musim
Kekhawatiran bahwa Mohamed Salah telah memainkan pertandingan terakhirnya untuk Liverpool telah mereda. Pihak klub mengonfirmasi pada hari Rabu bahwa cedera otot yang dialami sang penyerang tidak separah yang diperkirakan sebelumnya, dan ia diprediksi akan kembali beraksi sebelum musim 2025-26 berakhir.
Pemain internasional Mesir berusia 33 tahun itu tertatih-tatih meninggalkan lapangan pada menit ke-59 saat kemenangan 3-1 Liverpool atas Crystal Palace akhir pekan lalu. Reaksi emosional Salah, bertepuk tangan ke arah empat sisi stadion Anfield sebelum menuju terowongan pemain, sempat memicu spekulasi bahwa cedera hamstring tersebut akan mengakhiri masa baktinya yang gemilang selama sembilan tahun lebih awal.
Kabar Baik dari Tim Medis
Namun, pernyataan resmi klub memberikan napas lega bagi para pendukung The Reds. “Pemain bernomor punggung 11 itu diganti pada babak kedua pertandingan Premier League melawan Crystal Palace di Anfield Sabtu lalu,” tulis Liverpool dalam pernyataan resminya.
Baca juga: Mainkan Laga Terakhir? Salah Absen Hingga Akhir Musim Akibat Cedera Hamstring
“Masalah yang menyebabkan ia ditarik keluar kini telah dipastikan sebagai cedera otot ringan. Namun, diperkirakan Salah akan kembali bermain menjelang akhir musim 2025-2026 dan kepergiannya dari The Reds musim panas ini.”
Meskipun laporan awal dari direktur tim nasional Mesir, Ibrahim Hassan, sempat menyarankan waktu pemulihan selama empat minggu, hasil pemindaian di Merseyside menunjukkan lini masa yang jauh lebih optimis.
Perpisahan yang Layak
Dengan hanya empat pertandingan tersisa di Premier League melawan Manchester United, Chelsea, Aston Villa, dan Brentford, Liverpool sedang berjuang keras untuk mengamankan posisi di empat besar.
Meskipun Salah kemungkinan besar akan absen dalam kunjungan ke Old Trafford hari Minggu ini dan laga melawan Chelsea pada 9 Mei, ia diperkirakan bisa tampil pada hari terakhir musim melawan Brentford di Anfield.
Kembalinya Salah sangat krusial bagi manajer Arne Slot, terutama setelah hubungan keduanya sempat menjadi sorotan publik menyusul perselisihan taktis pada bulan Desember lalu. Terlepas dari drama di balik layar, kontribusi Salah tetap tak terbantahkan.
Kapten Virgil van Dijk sempat menyebut Salah sebagai pemain yang memiliki pemulihan yang cepat, dan prediksi tersebut kini terbukti akurat.
Baca juga: Liverpool Jengkel dengan Taktik Juventus dalam Perburuan Alisson
Kembalinya sang "Egyptian King" tidak hanya akan memberikan dorongan taktis bagi ambisi Eropa Liverpool, tetapi juga memberikan kesempatan bagi publik Anfield untuk memberikan penghormatan terakhir yang layak bagi pemain yang telah mendefinisikan era modern klub tersebut.
"Saya tahu dia melakukan segala daya upaya untuk kembali ke lapangan secepat mungkin," kata Van Dijk. “Jika Anda cedera pada tahap musim ini, terutama dalam situasi yang dialaminya, hanya tersisa dua pertandingan kandang lagi untuknya, itu adalah kombinasi perasaan yang terlintas di benaknya.
"Semoga dia tidak akan lama. Mungkin dia kembali minggu depan, mungkin tidak. Saya tidak tahu. Dia akan mendapatkan perpisahan yang meriah. Saya rasa itu bukan masalah saat ini, kita tidak boleh berpikir terlalu jauh ke depan.
"Mengenal Mo, dia adalah penyembuh yang cepat dan dengan orang-orang yang tepat di sekitarnya, mari kita lihat."