Era ketidakpastian yang mengguncang fondasi sepak bola Benua Biru selama lima tahun terakhir akhirnya mencapai titik antiklimaks. Pada Rabu (11/2) malam waktu setempat, UEFA dan Real Madrid mengumumkan sebuah kesepakatan bersejarah untuk mengakhiri perseteruan hukum panjang mereka terkait proyek European Super League (ESL).

Pengumuman ini, yang dirilis hanya sehari sebelum Kongres Tahunan UEFA di Brussel, menandai pembubaran resmi dari apa yang tersisa dari proyek liga sempalan tersebut.

Gencatan Senjata antara Madrid dan UEFA

Dalam sebuah pernyataan bersama yang melibatkan organisasi European Football Clubs (EFC), ketiga pihak menyatakan telah mencapai "kesepakatan prinsip demi kesejahteraan sepak bola klub Eropa."

Langkah ini dilakukan setelah Barcelona secara formal menarik diri dari proyek ESL pekan lalu, meninggalkan Real Madrid sebagai satu-satunya klub yang masih bertahan. Dengan pengunduran diri Los Blancos, ide kompetisi tertutup yang sempat diumumkan pada April 2021 itu kini secara resmi dinyatakan mati.

Baca juga: Barcelona Resmi Mundur dari Super League, Real Madrid Kini Berjuang Sendirian

Poin-Poin Utama Kesepakatan

Meskipun detail finansial dari kesepakatan ini tidak diungkapkan secara publik, poin-poin utama yang disepakati yaitu Real Madrid setuju untuk mencabut tuntutan ganti rugi bernilai jutaan Euro terhadap UEFA. Sebaliknya, UEFA menjamin tidak akan ada sanksi disipliner lebih lanjut terhadap klub atas keterlibatan mereka di masa lalu.

Selain itu, semua pihak sepakat untuk menghormati sistem kualifikasi terbuka berdasarkan prestasi olahraga (sporting merit) serta keberlanjutan finansial klub jangka panjang.

Real Madrid juga diharapkan akan segera bergabung kembali ke dalam keluarga besar EFC (sebelumnya dikenal sebagai ECA), badan yang mewakili kepentingan klub-klub di hadapan UEFA.

Kemenangan bagi Status Quo?

Bagi Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, hasil ini adalah kemenangan besar bagi struktur tradisional sepak bola. 

Setelah memenangkan dukungan dari klub-klub Inggris di tahun 2021 dan melewati berbagai rintangan di pengadilan Uni Eropa, UEFA kini berhasil menyatukan kembali elite Eropa di bawah naungan Liga Champions yang baru saja mengalami perombakan format.

Di sisi lain, bagi Florentino Perez, ini adalah sebuah langkah mundur teratur yang pragmatis. Meskipun ia sempat bersikeras bahwa Super League adalah proyek esensial untuk menyelamatkan ekonomi sepak bola, ketiadaan dukungan dari klub-klub besar lain setelah hengkangnya Barcelona membuat posisi Madrid tidak lagi berkelanjutan secara politik maupun kompetitif.

Kesepakatan tersebut disambut baik oleh Komisioner Eropa untuk Keadilan Antargenerasi, Pemuda, Kebudayaan, dan Olahraga, Glenn Micallef, yang mengatakan, “Sebuah kemenangan bagi prestasi dan persatuan olahraga. Selamat kepada UEFA atas kesepakatan prinsip hari ini yang akan berfungsi untuk menyelesaikan perselisihan hukum mereka terkait European Super League.”

Baca juga: UEFA Izinkan Laga La Liga dan Serie A Pindah ke Luar Eropa

Runtuhnya Super League

Proyek yang awalnya didukung oleh 12 klub raksasa Eropa ini hancur secara perlahan akibat tekanan masif dari suporter, liga domestik, dan pemerintah.

Sebanyak 12 klub sepakat untuk membentuk European Super League tandingan pada tahun 2021, termasuk klub-klub Liga Premier Manchester United, Manchester City, Liverpool, Chelsea, Arsenal, dan Tottenham. Namun klub-klub Inggris mundur dalam waktu 72 jam

Setelah Atletico Madrid, Inter Milan, dan AC Milan menyusul tak lama kemudian, Juventus menjadi klub ke-10 yang menarik diri dari rencana tersebut pada Juni 2024, tetapi Barcelona dan Real Madrid tetap berkomitmen pada proyek tersebut.

Barcelona lalu mundur pada awal Februari, disusul kesepakatan damai Real Madrid.

Kini, fokus sepak bola Eropa akan sepenuhnya beralih kembali ke lapangan hijau, dengan Real Madrid dijadwalkan melanjutkan musim mereka di babak gugur Liga Champions bulan depan tanpa bayang-bayang sengketa hukum di luar lapangan.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!