Atalanta Keok 2-3, Mendy Bikin Sejarah di Debut Penuh Bersama Cagliari
Dalam laga yang penuh drama dan kejutan di fase akhir Serie A musim 2025-26, Cagliari berhasil mengamankan tiga poin krusial dalam upaya mereka menjauh dari zona degradasi. Bertanding di Unipol Domus, skuat asuhan Fabio Pisacane sukses menumbangkan tim papan atas, Atalanta, dengan skor tipis 3-2.
Pertandingan ini menjadi panggung bagi penyerang muda, Paul Mendy, yang tampil meledak dalam laga perdana sebagai starter, dilengkapi gol Gennaro Borrelli dari bangku cadangan, meskipun Gianluca Scamacca mencetak dua gol untuk Atalanta.
Mendy Bikin Kejutan
Mendy membuat dampak langsung di debut penuh pertamanya dalam karier profesional. Dalam 16 detik, ia menyundul umpan silang Michel Adopo dari sisi kanan dan mengarahkan bola ke gawang.
Baca juga: Lazio ke Final Coppa Italia usai Singkirkan Atalanta Lewat Adu Penalti
Belum sempat tim tamu mengatur organisasi pertahanan, Mendy kembali menghukum mereka pada menit ke-8. Berawal dari kemelut di depan gawang pasca sepak pojok, Mendy bereaksi paling cepat untuk menceploskan bola melalui tembakan kaki kiri. Skor 2-0 untuk keunggulan Rossoblù.
Respons Scamacca Sebelum Jeda
Atalanta yang tidak ingin pulang dengan tangan hampa mulai meningkatkan intensitas serangan. Gianluca Scamacca akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-40 lewat sepakan keras ke sudut jauh gawang.
Momentum beralih ke tangan tim tamu. Tepat sebelum wasit meniup peluit panjang babak pertama, Scamacca mencetak gol keduanya. Memanfaatkan umpan manis dari Giorgio Scalvini, sang striker menyamakan kedudukan menjadi 2-2, menghidupkan kembali asa anak asuh Raffaele Palladino.
Borrelli Jadi Pembeda
Babak kedua baru berjalan dua menit ketika Cagliari kembali memimpin. Gennaro Borrelli, yang masuk menggantikan Mendy yang mengalami cedera, langsung membuktikan kapasitasnya. Memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti, Borrelli melepaskan tembakan mendatar yang bersarang di pojok kanan gawang.
Baca juga: Brace Malen Bawa Roma Bekuk Cagliari 2-0 di Olimpico
Atalanta terus menekan hingga peluit akhir. Mario Pasalic hampir mencetak gol akrobatik dengan sepakan salto yang nyaris menghukum tuan rumah. Carnesecchi juga membuat penyelamatan luar biasa untuk menghentikan Nikola Krstovic dari umpan terobosan Éderson. Kiper Cagliari Elia Caprile lalu tampil heroik di menit-menit akhir dengan menggunakan tubuhnya untuk menggagalkan tembakan Raspadori dari jarak dekat.
Situasi Klasemen
Kemenangan ini membawa Cagliari mengoleksi 36 poin, delapan angka dari zona merah yang menjadi sebuah langkah besar untuk mengamankan posisi mereka di kasta tertinggi sepak bola Italia musim depan.
Sebaliknya, bagi Atalanta, kekalahan ini menjadi pukulan telak dalam ambisi mereka menembus zona Liga Champions. La Dea kini tertahan di peringkat ke-7 dengan koleksi 54 poin.