Frank Pastikan Akan Belanja Pemain dan Tegaskan Spurs dalam Tren Positif
Saat jendela transfer Januari 2026 memasuki hari-hari terakhirnya, manajer Tottenham Hotspur, Thomas Frank, memberikan sinyal kuat bahwa klub asal London Utara tersebut akan menjadi salah satu pemain paling aktif di pasar. Dalam konferensi pers terbaru, pelatih asal Denmark tersebut menyatakan bahwa Spurs 100% berada di bursa pemain untuk memperkuat skuad.
Pernyataan Frank ini muncul di tengah tekanan yang meningkat dari para penggemar setelah serangkaian hasil yang kurang memuaskan sepanjang bulan Januari. Tottenham saat ini tengah berjuang di papan tengah klasemen Premier League, termasuk hasil tiga kekalahan beruntun, serta hasil imbang tanpa gol yang mengecewakan saat Frank kembali ke markas lamanya, Brentford, pada laga Tahun Baru lalu.
Pastikan Belanja Pemain
Thomas Frank tidak menutupi fakta bahwa Tottenham membutuhkan suntikan tenaga baru, terutama di lini serang dan pertahanan tengah.
Bursa transfer musim dingin akan ditutup pada 2 Februari mendatang. Sejauh ini, tim asal London Utara tersebut sudah mendatangkan bek kiri muda, Souza, dari Santos, serta gelandang berpengalaman Inggris, Conor Gallagher, dari Atletico Madrid.
Baca juga: "The Next Marcelo" Tottenham Resmi Boyong Bek Muda Souza dari Santos
Dengan badai cedera di lini tengah seperti James Maddison, Mohammed Kudus, Richarlison, Lucas Bergvall, dan Rodrigo Bentancur yang mengalami cedera, pergerakan di pasar pemain tidak diragukan lagi.
"Kami 100% berada di bursa pemain," kata Frank kepada TNT Sports. "Saya pikir ketika, katakanlah, hasil tidak maksimal dan Anda mengalami cedera, di situlah Anda bisa merasa ditekan untuk mengambil keputusan yang mungkin tidak ingin Anda ambil untuk masa depan.”
"Tetapi kita perlu membuat penilaian yang baik, analisis yang baik, di mana kita membuat keputusan yang baik yang dapat membantu kita meraih kesuksesan jangka pendek, mengoptimalkannya, tetapi juga sangat baik untuk jangka panjang."
Keyakinan di Tengah Badai Kritik
Meskipun Tottenham belum mencatatkan kemenangan di Premier League sepanjang tahun 2026, Frank tetap bersikap defensif sekaligus optimis.
Ia percaya bahwa timnya sedang menunjukkan tren positif dalam hal performa kolektif dan struktur pertahanan, meski hasil akhir di papan skor belum mencerminkan hal tersebut.
Setelah hasil imbang 2-2 melawan Burnley akhir pekan lalu, di mana gol sundulan Cristian Romero menyelamatkan Spurs dari kekalahan, Frank menekankan pentingnya ketahanan mental.
“Saya rasa ini tentang mendapatkan hasil, tentu saja saya mengerti itu. Saya tidak senang dengan hasilnya, saya rasa tidak ada orang lain yang senang dengan hasilnya,” ujarnya. “Ada banyak alasan di baliknya, tetapi yang perlu kita perhatikan adalah apa yang dapat kita pengaruhi, atau yang dapat saya pengaruhi, untuk terus berusaha meningkatkan diri.”
“Saya rasa dalam sembilan pertandingan terakhir, ya, kami kalah empat kali, tetapi keempatnya bisa saja kami menangkan dengan mudah, menurut saya. Tetapi kami kalah di menit-menit terakhir, setidaknya salah satu hasil imbang yang seharusnya bisa kami menangkan, mungkin dua di antaranya. Kemudian keadaan berubah.”
Baca juga: Tottenham Bungkam 10 Pemain Dortmund 2-0
“Performa dasarnya telah menunjukkan tren peningkatan dan itulah yang perlu terus kita dorong, untuk meraih kemenangan dan kemudian keadaan akan berubah.”
Dengan jadwal padat yang menanti, termasuk laga krusial di kancah Eropa melawan Eintracht Frankfurt, pergerakan Tottenham di bursa transfer akan menjadi kunci. Apakah suntikan pemain baru akan benar-benar mengubah tren positif Frank menjadi poin penuh, ataukah tekanan di London Utara akan semakin memanas jika jendela transfer ditutup tanpa tambahan amunisi yang berarti?