Krisis London Utara Memburuk: Wilson Odobert Alami Cedera ACL
Awan hitam kian pekat menyelimuti Tottenham Hotspur Stadium. Hanya sehari setelah memecat manajer Thomas Frank, Tottenham Hotspur secara resmi mengonfirmasi pada Kamis (12/2) bahwa winger muda berbakat mereka, Wilson Odobert, menderita cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang parah.
Pemain internasional Prancis U-21 tersebut terpaksa ditarik keluar lapangan pada babak pertama saat Spurs menderita kekalahan menyakitkan 1-2 dari Newcastle United, Selasa lalu. Pemeriksaan medis mendalam mengonfirmasi kekhawatiran terbesar staf medis klub: Odobert mengalami robekan pada ACL di lutut kirinya.
Pukulan Telak bagi Lini Serang Spurs
Kehilangan Odobert merupakan tamparan keras bagi siapa pun yang akan mengambil alih kursi kepelatihan interim Tottenham.
Di musim yang penuh gejolak ini, pemain berusia 21 tahun itu seringkali menjadi sedikit percikan kreativitas di tengah lesunya performa tim.
Baca juga: Ange Postecoglou Bongkar Borok Tottenham Usai Pemecatan Thomas Frank
Klub telah merilis pernyataan resmi mengenai kondisi sang pemain. “Kami dapat mengkonfirmasi bahwa Wilson Odobert mengalami robekan ligamen anterior cruciate (ACL) di lutut kirinya,” tulis Spurs.
“Penyerang asal Prancis berusia 21 tahun itu mengalami cedera tersebut selama babak pertama pertandingan Premier League kami melawan Newcastle United pada hari Selasa.”
“Wilson akan menemui spesialis minggu depan sebelum menjalani operasi, dan kemudian akan memulai rehabilitasinya bersama staf medis kami.”
Meski pihak klub tidak secara eksplisit menyebutkan durasi absennya, cedera ACL biasanya membutuhkan waktu pemulihan minimal enam hingga sembilan bulan. Hal ini hampir memastikan bahwa kampanye Odobert untuk musim 2025-26 telah berakhir secara prematur.
Daftar Cedera yang Kian Menggunung
Cederanya Odobert memperpanjang daftar panjang absensi yang harus dihadapi Tottenham dalam upaya mereka menjauh dari zona degradasi. Saat ini, The Lilywhites terkapar di peringkat 16 klasemen, hanya terpaut lima poin dari zona merah.
Manajer interim yang baru nantinya akan mewarisi skuad yang sangat tipis. Nama-nama pilar seperti James Maddison, Rodrigo Bentancur, dan Richarlison juga masih berada di ruang perawatan. Krisis ini bahkan sempat memicu kritik terbuka dari kapten tim, Cristian Romero, yang menyebut kedalaman skuad Spurs saat ini tidak memadai untuk bersaing di level tertinggi.
Baca juga: Kolo Muani dan Odobert Terlibat Kecelakaan Jelang Lawatan Spurs ke Frankfurt
Ujian Berat Menanti di Derby London Utara
Dengan moral tim yang sedang jatuh dan hilangnya opsi di lini serang, Tottenham tidak memiliki waktu lama untuk meratap. Pertandingan besar berikutnya adalah menjamu sang pemuncak klasemen, Arsenal, di Derby London Utara pada 22 Februari mendatang.
Tanpa kecepatan Odobert di sisi sayap, beban berat kini dipikul oleh pemain muda lainnya seperti Mathys Tel dan Xavi Simons untuk bisa memberikan ancaman kepada lini belakang The Gunners yang sangat disiplin.