Ada energi berbeda yang menyelimuti Carrington belakangan ini. Atmosfer berat dan penuh tekanan yang mendefinisikan pekan-pekan terakhir rezim Ruben Amorim telah berganti dengan efisiensi yang tenang dan fokus. Di jantung transformasi ini adalah Michael Carrick, sang manajer interim yang dengan cepat membuktikan kapasitasnya untuk posisi permanen, dan Harry Maguire yang tampak kembali ke performa terbaiknya sebagai pilar pertahanan Manchester United.

Menyusul kemenangan meyakinkan 2-0 United atas Tottenham Hotspur, kemenangan liga keempat berturut-turut di bawah asuhan Carrick, Maguire berbicara mengenai pergeseran budaya di dalam tim. Meski banyak yang menyoroti energi baru di ruang ganti, bek internasional Inggris itu lebih menekankan alasan yang lebih klinis di balik kesuksesan mereka, yaitu fleksibilitas taktis.

Fleksibilitas Taktik Carrick

Di bawah asuhan Carrick, United telah menanggalkan pola kaku dan terprediksi yang sempat menghantui mereka di awal musim, di mana Amorim tidak ingin mengubah formasi tiga bek yang diterapkannya sejak tiba di Old Trafford pada November 2024.

Melawan Manchester City, mereka tampil sebagai mesin serangan balik dengan blok pertahanan rendah; namun saat menghadapi Arsenal dan Spurs, mereka menunjukkan keberanian untuk mendominasi penguasaan bola sambil mempertahankan garis pertahanan tinggi.

Baca juga: Efek Instan Carrick: Shaw Ungkap Rahasia Kebangkitan Manchester United

"Saya pikir sangat penting bagi kita untuk melakukannya sebagai sebuah tim,” kata Maguire kepada TNT Sports.

"Kita harus memastikan kita mendapatkan ruang yang tepat di seluruh lapangan. Kita harus memastikan kita kompak.”

"Saya yakin ketika Anda [Owen Hargreaves] bermain di bawah Sir Alex Ferguson, Anda menyerang beberapa tim, dan kemudian Anda senang berada di blok tengah, dan Anda senang bertahan rendah.”

"Saya pikir Michael akan membawa hal itu. Saya pikir penting untuk fleksibel secara taktis dalam aspek itu."

Data statistik pun mendukung klaim tersebut. United kini menunjukkan tren positif dalam meminimalisir peluang lawan, di mana Maguire membangun kemitraan yang tangguh bersama Lisandro Martinez.

Pertahanan Area Penalti yang Lebih Sigap

Bagi Maguire, peningkatan ini bukan sekadar soal formasi, melainkan soal urgensi di dalam sistem tersebut.

"Saya pikir kita harus nyaman mendominasi dengan bola, tetapi juga tanpa bola," tambah bek timnas Inggris itu.

"Kita selalu tahu bahwa kita akan menjadi ancaman dalam serangan balik dengan para pemain kita.”

"Saat unggul melawan Manchester City, kami senang untuk sedikit meredam tekanan dan merasa nyaman dalam mempertahankan kotak penalti kami.”

"Saya pikir itulah hal utama yang telah meningkat selama tiga pertandingan terakhir. Kami telah mempertahankan kotak penalti kami jauh lebih baik dan dengan lebih mendesak."

Peralihan ke formasi 4-2-3-1 yang lebih tradisional, dikombinasikan dengan garis pertahanan yang lebih dalam saat dibutuhkan, memungkinkan Maguire bermain sesuai kekuatannya: membaca permainan dan memenangkan duel udara, alih-alih terjebak dalam adu lari di ruang terbuka yang luas.

Baca juga: MU Menang Dramatis atas Fulham, Carrick: Lebih dari Sekadar Kemenangan

Bawa DNA United 

Pujian Maguire untuk manajernya berakar pada rasa hormat yang sudah lama terjalin. Pernah bekerja di bawah Carrick saat era Ole Gunnar Solskjaer, sang bek tidak terkejut dengan dampak instan yang diberikan bos interim tersebut.

Selain itu, pengetahuan Carrick tentang klub dari masa baktinya sebagai pemain, telah membantu mempermudah transisi setelah kepergian Amorim.

"Saya pikir [afiliasi Carrick dengan Manchester United] jelas telah mempermudah segalanya," tambah Maguire.

"Saya jelas mengenal Carrick dari bekerja di bawah Ole Gunnar Solskjaer. Dia berbicara dengan sangat baik ketika berbicara di ruang ganti saat itu.”

"Dia memimpin cukup banyak pertemuan, dan secara taktik, dia selalu memiliki otak sepak bola yang luar biasa.”

"Ketika dia menerapkan taktik di bawah Ole, Anda selalu bisa tahu bahwa jika dia ingin menjadi manajer yang sukses, dia bisa melakukannya."

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!