Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan pujian setinggi langit kepada sistem pembinaan usia muda klubnya setelah para talenta akademi menjadi kunci kemenangan 2-1 atas Torino di perempat final Coppa Italia, Kamis dini hari WIB. Dalam sesi konferensi pers usai laga di U-Power Stadium, pria asal Rumania itu melontarkan pernyataan tegas yang menenangkan kegelisahan pendukung terkait pasifnya klub di bursa transfer Januari.

"Anda bisa meningkatkan kualitas skuad tanpa harus membeli pemain baru," ujar Chivu. 

Panggung Bagi Para Debutan

Laga melawan Torino menjadi momen bersejarah bagi dua permata akademi Nerazzurri, Matteo Cocchi dan Issiaka Kamate, yang mencatatkan debut penuh bersama tim senior. 

Kepercayaan Chivu langsung terbayar lunas. Kamate, yang baru berusia 21 tahun, menjadi kreator gol pembuka setelah umpan silang akuratnya berhasil dikonversi menjadi gol oleh Ange-Yoan Bonny pada menit ke-35.

Baca juga: Inter Milan Melaju ke Semifinal Coppa Italia usai Menang Tipis 2-1 atas Torino

Chivu, yang sebelumnya sukses menangani tim Primavera Inter, mengaku tidak ragu memberikan menit bermain di kompetisi seketat Coppa Italia. Baginya, pemain muda memberikan energi dan rasa lapar yang terkadang sulit ditemukan dalam bursa transfer musim dingin yang rumit.

“Saya memuji Cocchi dan Kamate, tetapi juga ingin memuji mereka yang menjalankan akademi muda Inter, yang telah bekerja dengan para pemain muda ini selama bertahun-tahun. Hari ini adalah Cocchi dan Kamate, tetapi saya juga bisa menyebut Bovo, Topalovic, Alexiou, dan Berenbruch,” jelas Chivu

“Stefano Vecchi melakukan pekerjaan yang hebat sebagai pelatih tim U-23, dan para pemain muda ini terus berkembang, sehingga mereka dapat berguna bagi kami sepanjang musim.”

Efisiensi Internal di Tengah Badai Cedera

Pasifnya Inter di jendela transfer Januari sempat menjadi sorotan, terutama dengan cedera panjang yang menimpa Denzel Dumfries. Namun, Chivu menegaskan bahwa solusinya seringkali ada di depan mata, tepatnya di tempat latihan akademi.

“Kami tahu siapa yang kami hadapi dan para pemain yang pernah bekerja sama dengan kami. Ini adalah pertandingan di mana Anda membutuhkan energi dan stamina yang prima, jadi saya memilih pemain yang memiliki energi. Jangan lupa bahwa kami memiliki Januari yang sibuk dan akan memiliki Februari yang lebih sibuk lagi,” tambah Chivu.

“Kami mencoba melakukan sesuatu, tetapi bursa transfer Januari sangat rumit. Kami memiliki 23-24 pemain, mengingat Palacios telah pergi, tetapi para pemain muda berbakat dari tim U-23 ini dapat membantu kami.”

Baca juga: Bungkam Cremonese 2-1, Inter Milan Kokoh di Puncak

Menjaga Ambisi Tetap Realistis

Meskipun merayakan kontribusi para pemain muda, Chivu mengingatkan bahwa perjalanan musim masih panjang. Inter yang kini telah mengamankan tiket semifinal akan menghadapi jadwal padat di Serie A dan Liga Champions. Ia berharap para pemain muda tidak terbebani oleh ekspektasi besar yang menyertai seragam Nerazzurri.

“Inter tidak boleh kekurangan ambisi, tetapi itu juga tidak boleh disalahartikan sebagai obsesi, karena ekspektasi yang tinggi dapat menimbulkan kekecewaan,” ujarnya.

“Kami bekerja keras untuk memastikan kami siap, itulah yang selalu dilakukan para pemain ini.”

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!