Penantian panjang hampir berakhir. Saat paddock mulai berkumpul di Barcelona untuk sesi Shakedown atau tes tertutup pramusim, Formula 1 berdiri di ambang transformasi paling radikal dalam satu generasi. Dengan hadirnya tim ke-11, kembalinya nama legendaris di sektor pemasok mesin, serta perombakan aerodinamika terbesar sejak 2022, musim 2026 terasa lebih seperti sebuah kelahiran kembali daripada sekadar kelanjutan musim sebelumnya.

Dari debut Cadillac dan Audi, hingga tahun kedua Lewis Hamilton yang krusial bersama Ferrari, inilah panduan lengkap Anda untuk grid Formula 1 2026.

Kedatangan Cadillac dan Audi

Untuk pertama kalinya sejak 2016, grid F1 bertambah menjadi 22 mobil. Tim yang sangat dinanti, Cadillac Formula 1 Team, akhirnya melakukan debutnya dengan membawa duet veteran: Sergio Pérez dan Valtteri Bottas. 

Baca juga: Tak Lagi Nomor 1 atau 33, Max Verstappen Pilih Nomor 3 untuk Musim 2026

Menggunakan power unit Ferrari untuk musim perdana mereka, skuad asal Amerika ini bertekad langsung mengacak-acak papan tengah.

Sementara itu, transisi di Hinwil telah selesai. Audi secara resmi mengambil alih entri Sauber, dipimpin oleh pembalap berpengalaman Nico Hülkenberg dan sensasi baru asal Brasil, Gabriel Bortoleto. 

Dengan power unit buatan mereka sendiri dari Neuburg, semua mata tertuju pada apakah raksasa Jerman ini mampu menghindari masalah adaptasi yang biasa dialami pabrikan baru.

Bisakah McLaren Bertahan?

Setelah Lando Norris mengamankan gelar Juara Dunia pertamanya pada tahun 2025, McLaren memasuki tahun 2026 dengan nomor keramat #1 di mobil mereka. Bersama Oscar Piastri, tim yang berbasis di Woking ini memiliki duet pembalap paling stabil dan mematikan di grid saat ini.

Namun, mereka menghadapi tantangan berat dari kemitraan baru Red Bull Ford. Max Verstappen tetap menjadi tolok ukur utama, namun ia menyambut wajah baru di garasi sebelah, yaitu Isack Hadjar yang sangat berbakat, yang mendapatkan promosi setelah kampanye rookie yang gemilang di Racing Bulls.

Regulasi Baru

Mobil-mobil 2026 kini tampil lebih lincah, ringan, dan pendek. Namun, topik utama di paddock adalah Active Aero (Aerodinamika Aktif). 

Sistem DRS tradisional kini digantikan oleh sistem sayap mode ganda (High Downforce untuk tikungan, Low Drag untuk trek lurus) yang dapat diakses semua pembalap di setiap lap.

Baca juga: Lando Norris Diundang Guenther Steiner Jajal Motor MotoGP

Selain itu, diperkenalkannya Overtake Mode, dorongan energi listrik ekstra yang hanya tersedia saat berada dalam jarak satu detik dari lawan, yang menjanjikan duel wheel-to-wheel yang tetap intens meski lantai mobil kini lebih datar tanpa terowongan ground-effect yang ekstrem.

Faktor Adrian Newey

Mungkin tim yang paling dinanti musim ini adalah Aston Martin. Dengan Adrian Newey yang kini menjabat sebagai Team Principal, ditambah kemitraan mesin pabrikan dengan Honda, tim Silverstone ini menjadi favorit untuk melakukan lompatan besar ke barisan depan. Rekam jejak Newey dalam menaklukkan perubahan regulasi membuat mobil AMR26 menjadi kendaraan yang paling diawasi di pit lane.

Susunan Pembalap F1 2026
TimPower UnitPembalap
McLarenMercedesLando Norris (#1) & Oscar Piastri (#81)
FerrariFerrariCharles Leclerc (#16) & Lewis Hamilton (#44)
Red BullRBPT-FordMax Verstappen (#3) & Isack Hadjar (#6)
MercedesMercedesGeorge Russell (#63) & Kimi Antonelli (#12)
Aston MartinHondaFernando Alonso (#14) & Lance Stroll (#18)
AudiAudiNico Hülkenberg (#27) & Gabriel Bortoleto (#5)
CadillacFerrariSergio Pérez (#11) & Valtteri Bottas (#77)
WilliamsMercedesAlex Albon (#23) & Carlos Sainz (#55)
AlpineMercedesPierre Gasly (#10) & Franco Colapinto (#43)
HaasFerrariEsteban Ocon (#31) & Oliver Bearman (#87)
Racing BullsRBPT-FordLiam Lawson (#30) & Arvid Lindblad (#41)

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!